RSS

ADAS PEDAS SERIBU KHASIAT

Tanaman Adas? Ya... tanaman adas tentu belum begitu familiar kita dengar namun tanaman ini mempunyai khasiat yang sangat banyak untuk penyembuhan penyakit. Tanaman adas atau (Foeniculum vulgare Mill) mempunyai banyak sebutan di banyak daerah di Indonesia. Antara lain : Das pedas (Aceh), Manih (Minangkabau), Hades (Sunda), Pampas (Manado), Rempasu (Makassar) dan Adas landi (Jawa).


Deskripsi Tanaman Adas

Tanaman adas di Indonesia telah dibudidayakan sebagai tanaman bumbu atau tanaman obat. Tumbuhan ini dapat hidup dari dataran rendah sampai ketinggian 1.800 m di atas permukaan laut. Tanaman adas tumbuh merumpun dapat mencapai tinggi 50cm-2m, batang kebiru-biruan, bentuk daun menyirip, mahkota bunga berwarna kuning dan buah yang sudah masak mempunyai bau khas aromatik.


Sifat dan Khasiat Buah Adas

Salah satu bagian yang bermanfaat adalah bagian buah adas. Buah adas yang masak mempunyai bau khas yang aromatik dengan rasa sedikit manis, pedas, hangat. Berkhasiat mengatasi batuk berdahak, sesak napas (asma), menghangatkan badan, penghilang nyeri (analgesik), meningkatkan nafsu makan, peluruh dahak, peluruh kentut (karminatif), dan merangsang produksi ASI (laktagoga).


Kandungan Kimia

Sedikit menyingkap tentang kandungan tanaman adas. Kandungan Kimia Adas mengandung minyak asiri 1-6 %, anetol 50-60 %, fenkon 20 dan 12 % minyak lemak. Kandungan anetol yang menyebabkan adas mengeluarkan aroma yang khas dan berkhasiat karminatif. Akar mengandung bergapten. Akar dan biji mengandung stigmasterin. (Dalimartha, 1999).


Khasiat Tanaman Adas

Buah dari adas bermanfaat untuk mengatasi : sakit perut (mulas), perut kembung, mual, muntah, diare, sakit kuning (jaundice), kurang nafsu makan, batuk berdahak, sesak napas (asma), nyeri haid, haid tidak teratur, susah tidur (insomnia), buah pelir turun (orchidoptosis), usus turun ke lipat paha (hernia inguinalis), pembengkakan saluran sperma (epididimis), penimbunan cairan di dalam kantung buah zakar (hidrokel testis), mengurangi rasa sakit akibat batu dan membantu menghancurkannya, rematik gout dan keracunan tumbuhan obat atau jamur.


Cara Pemakaian
Contoh Pemakaian :

  • Batuk

     Siapkan serbuk buah adas sebanyak 5 gram diseduh dengan 1/2 cangkir air mendidih. Setelah dingin saring, tambahkan 1 sendok teh madu. Aduk sampai merata, minum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari, sampai sembuh.
  • Sesak napas
     Ambil minyak adas sebanyak 10 tetes diseduh dengan 1 sendok makan air panas. Minum selagi hangat, lakukan 3 kali sehari sampai sembuh.

Sumber : Dalimartha, Setiawan. 1999. Atlas tumbuhan obat Indonesia jilid I/Setiawan Dalimartha. Trubus Agriwidya : Jakarta

Created by : Faisal Fachrur Arifin
             22020112110088
             A.12.1


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bawang Putih untuk Flu dan Batuk

                                                             Gambar 1. Penderita flu dan batuk 


Pembaca, apakah Anda mengalami flu dan batuk? Anda bingung cara mengobatinya? Anda selalu menggunakan obat-obatan kimia? Taukah Anda jika bawang putih dapat digunakan sebagai obat flu dan batuk?
 
Gambar 2. Bawang putih 
Bawang putih dapat digunakan sebagai obat flu dan batuk karena memiliki kandungan sulfur yang beraroma khas, sehingga dapat mempercepat kerja dari lapisan paling luar pada saluran pernapasan yang nantinya membantu melegakan tenggorokan serta mengeluarkan lendir (Maryani, 2004). Bawang putih juga mengandung zat yang bernama Phytochemical yang berfungsi untuk membantu dalam membunuh bakteri dan virus penyebab penyakit flu (Hernawan, 2003). Sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Brigham Young di Utah (1992) mengemukakan bahwa bawang putih yang ditumbuk bila di konsumsi dapat membunuh virus penyebab penyakit flu dan membunuh virus penyabab penyakit herpes (cacar) serta beberapa virus lainnya (Maryani, 2004).    
Penggunaan bawang putih untuk flu dan batuk hanya satu siung sehari (sekitar 4 gram atau setara dengan sekitar 4000 mg bawang putih segar). Untuk dosis ekstra yang dianjurkan 600-1200 mg /hari  atau 2 sampai 5 mg /hari (David, 2000).
 Cara mengobati flu dan batuk (Maryani, 2004):  
- Hancurkan satu siung bawang putih. 
- Masukkan ke dalam panci yang berisi susu putih dingin 600 mL. 
- Panaskan sekitar 1-2 menit   
- Minum selagi hangat  

Waspada! Penggunaan bawang putih untuk flu dan batuk dengan jumlah yang sangat besar dapat menyebabkan masalah pencernaan di mana asam lambung terdorong naik ke tenggorokan selain itu dapat meningkatkan pengenceran dalam darah (David, 2000).

Menggunakan bawang putih sebagai obat flu dan batuk tetap harus diikuti dengan pola hidup sehat. Jadi, jangan biasakan tubuh Anda mengkonsumsi obat-obatan kimia karena masih banyak tanaman herbal yang bermanfaat untuk mengobati penyakit Anda. Semoga bermanfaat.


 
Referensi:

Hernawan, Udhi Eko. Ahmad Dwi Setyawan. 2003. REVIEW: Senyawa Organosulfur Bawang Putih (Allium sativum L.) dan Aktivitas Biologinya. Biofarmasi (2): 65-76. 
Maryani, Herti, Lusi Kristiana. 2004. Sehat dengan Ramuan Tradisional: Tanaman Obat untuk Influenza. Yogyakarta: Argomedia Pustaka. Hlm 15.  
W. David, dkk. 2000. Encyclopedia of Mind Foods, Drugs and Nutritional Substances. USA: McFarland & Company Inc. Hlm 8.
 

Dipostkan oleh:

Karlinda Nuriya Afifah

22020112130032

A12.1

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tapak Dara Tampil Menawan dan Berkhasiat



Tapak dara termasuk ke dalam famili Apocynaceae. Tanaman ini memiliki beberapa nama latin diantaranya Lochnera rosea, charanthus roseus, Vinca rosea. Namun secara umum tanaman tapak dara mempunyai nama latin Catharanthus roseus. Setiap negara memiliki nama-nama tersendiri untuk menyebut tanaman ini diantaranya perwinkle (inggris), chang chun hua (Cina), rumput jalang (Malaysia), tapakdara (Indonesia), hoa hai dang (Korea), soldatenbloem (Belanda), dira can (Vietnam). Di Indonesia sendiri tanaman ini memiliki sebutan yang berbeda pada ssetiap daerah di Indonesia diantaranya orang Jawa Tengah dan Jawa Timur menyebutnya tapak doro/cakar ayam/tapak limo, di Jawa Barat dikenal dengan sebutan sari cina, sedangkan di Sumatra bernama rutu-rutu, orang Bali menyebutnya tapak lima, di Manado disebut sindapor, dan di Maluku dikenal dengan nama kembang usia.2

KANDUNGAN

Di Indonesia tapak dara dikenal sebagai tanaman hias karena memiliki bunga yang indah dan dapat tumbuh dengan mudahnya di daerah tropis. Selain itu, tapak dara ini diketahui mengandung lebih dari 70 macam unsur-unsur zat alkaloid yang bermanfaat untuk pengobatan. Unsur-unsur tersebut diantaranya yaitu vinkristin, vinrosidin, vinblastine saponin, tanin, dan vinleurosin. Di Eropa, vinblastine dan vinkristin yang terkandung dalam tanaman tapak dara digunakan untuk menurunkan jumlah sel darah putih pada penderita leukemia dengan cara pemberian suntikan. Selain itu tanaman tapak dara dapat juga dimanfaatkan untuk alternatif pengobatan penyakit lain seperti diabetes mellitus, bronkitis, asma, hipertensi, kurang darah, luka bakar, bisul, dan lain-lain.2

MANFAAT


 Seperti telah dijelaskan sebelumnya tanaman tapak dara dapat digunakan sebagai obat alternatif dari beberapa penyakit salah satunya adalah penyakit bronkitis. Bronkitis itu sendiri merupakan penyakit pada sistem pernapasan. Terdapat suatu peradangan pada saluran udara ke paru-paru atau bronkus yang bisa disebabkan karena adanya bakteri yang bersarang pada bronkus dan juga pola hidup yang tidak sehat seperti merokok. Bronkitis ini merupakan penyakit yang sangat menular, penularannya dapat melalui udara, Bronkitis dapat dikenali dengan adanya gejala-gejala yang timbul seperti batuk berdahak, sesak napas ketika berolahraga, napas berat, mudah lelah, sakit kepala, gengguan penglihatan, dan mudah terinfeksi pada sistem pernapasan (seperti flu).1 Tanaman tapak dara dapat menjadi alternatif untuk pengobatan bronkitis. Bagian yang digunakan untuk pengobatan bronkitis yaitu bonggol akar tapak dara. Cara penggunaan tanaman tapak dara untuk pengobatan bronkitis yaitu sebagai berikut :2

Bahan :
1 potong bonggol akar tapak dara
800 cc air
Cara pembuatan :
Ambil 1 potong bonggol akar tapak dara, kemudian direbus dengan 800 cc air hingga air rebusan tersisa sekitar 400 cc, setelah itu air rebusan tersebut disaring.
Penggunaan :
 Air rebusan bonggol akar tapak dara diminum dua kali sehari, pada pagi hari dan sore hari agar pengobatannya bisa efektif.

EFEK SAMPING

Walaupun berasal dari tumbuhan, bukan berarti tidak mempunyai efek samping negative, karena sama seperti obat-obatan sintetis buatan pabrik maupun resep dokter, penggunaan tapak dara sebagai obat juga harus memperhatikan ketepatan dosis dan indikasi. Dosis yang terlalu tinggi berakibat negative bagi tubuh karena tapak dara mengandung vinblastine dan vinkristin yang dapat menurunkan jumlah sel darah putih, sehingga dapat meningkatkan risiko terkena infeksi karena berkurangnya sel darah putih, dimana sel darah putih itu sendiri berfungsi sebagai pertahanan tubuh terhadap bakteri maupun mikroorganisme lain yang dapat menginfekti tubuh. Selain itu, wanita hamil tidak disarankan untuk mengkonsumsi obat herbal berbahan dasar tapak dara karena alkaloidnya mengandung racun.3

Penggunaan obat herbal bisa disarankan untuk pengobatan pada penderita dengan penyakit bronkitis ringan maupun serius. Namun, untuk penyakit bronkitis yang serius atau kronis (menahun) tetap harus melakukan konsultasi kepada dokter untuk menghidari penyakit yang lebih parah maupun timbulkan komplikasi penyakit yang lebih buruk.


Sumber 
1. Suryo, Joko.2010.HERBAL:Penyembuhan Gangguan Sistem Pernapasan.Yogyakarta. PT Bentang Pustaka (Hal: 72-74)
2. Thomas ANS.2012. Tanaman Obat Tradisional 1.Yogyakarta.KANISIUS (Halaman: 13-15) 
3. Wijayakusuma, Prof. H.M. Hembing. Ensiklopedia Milenium: Tumbuhan Berkhasiat Obat Indonesia, Jilid 1. Jakarta. PRESTASI



By: Ita Rosita (22020112140020)

Kelas A 12 1

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS